TVRINews, Palangka Raya
Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah meningkatkan kesadaran perempuan dalam menerapkan keselamatan dan kesantunan berlalu lintas melalui kegiatan sosialisasi.
Kegiatan bertema “Perempuan Pelopor Keselamatan dan Kesantunan Berlalu Lintas” digelar di Aula Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu, 16 September 2026.
Sebanyak 75 peserta yang terdiri atas anggota DWP, ASN, dan PPPK perempuan di lingkungan Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah mengikuti kegiatan tersebut.
Sosialisasi menghadirkan narasumber dari Direktorat Lalu Lintas Polda Kalimantan Tengah, Taufan Priyanto, bersama rombongan Tim Subdirektorat Keamanan dan Keselamatan.
Ketua DWP Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah, Ade Mariani Rendy Lesmana, mengatakan perempuan memiliki peran strategis dalam membangun kebiasaan berlalu lintas yang aman dan tertib, baik untuk diri sendiri maupun keluarga.
Menurutnya, perempuan tidak hanya menjadi pengguna jalan, tetapi juga dapat menjadi teladan bagi anggota keluarga dalam menerapkan perilaku berlalu lintas yang baik.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap anggota DWP dapat menjadi pelopor keselamatan dan turut mengedukasi anggota keluarga untuk selalu mengutamakan keselamatan di jalan,” ujar Ade Mariani Rendy Lesmana.
Dalam pemaparannya, Taufan Priyanto memberikan edukasi mengenai prinsip keselamatan berlalu lintas, kepatuhan terhadap peraturan, penggunaan perlengkapan keselamatan, serta pentingnya menjaga perilaku yang bertanggung jawab saat berada di jalan.
Ia menjelaskan, keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kesadaran dan kepedulian dari setiap pengguna jalan. Perempuan, khususnya ibu dalam keluarga, juga dapat berperan sebagai agen perubahan melalui keteladanan dalam menerapkan perilaku tertib berlalu lintas.
“Keselamatan dalam berlalu lintas dimulai dari sikap taat dan disiplin setiap pengendara. Baik pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat, kita harus mematuhi rambu-rambu dan peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta selalu mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya. Ketaatan bukan hanya untuk menghindari pelanggaran, tetapi merupakan bentuk tanggung jawab kita bersama dalam menciptakan lalu lintas yang aman, tertib dan nyaman,”ungkap Taufan Priyanto.
Taufan juga mengingatkan peserta agar menjadikan kesantunan sebagai bagian dari kebiasaan ketika berkendara. Sikap menghargai pengguna jalan lain dinilai penting untuk menciptakan suasana lalu lintas yang aman dan nyaman.
“Jadilah pengendara yang tidak hanya taat aturan, tetapi juga santun dan menghargai pengguna jalan lainnya. Jangan terburu-buru, jangan menggunakan telepon seluler saat berkendara, dan selalu kendalikan emosi di jalan. Keselamatan adalah kebutuhan kita bersama,” tambahnya.
Di tempat terpisah, Kepala Dinas TPHP Kalteng, Rendy Lesmana, menyampaikan bahwa keselamatan berlalu lintas perlu dibangun melalui kesadaran serta keteladanan setiap individu.
Ia mengatakan perempuan memiliki peran penting dalam membangun budaya keselamatan di lingkungan keluarga. Sebagai ibu, istri, maupun anggota masyarakat, perempuan dapat memberikan contoh kepada keluarga, terutama anak-anak, melalui kebiasaan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
“Perempuan memiliki peran yang sangat strategis dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas. Sebagai ibu, istri, maupun anggota masyarakat, perempuan dapat memberikan contoh yang baik kepada keluarga, terutama kepada anak-anak. Dimulai dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti menggunakan helm, memakai sabuk pengaman, mematuhi rambu dan marka jalan, tidak menggunakan telepon genggam saat berkendara, serta menjaga kesabaran dan kesantunan terhadap sesama pengguna jalan,”ucapnya.
Sosialisasi berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi dan diskusi bersama peserta. Berbagai persoalan terkait keselamatan berlalu lintas turut dibahas untuk memberikan pemahaman yang lebih praktis dan dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya DWP Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah dalam meningkatkan wawasan dan kapasitas anggotanya melalui kegiatan edukatif yang bermanfaat bagi keluarga maupun masyarakat.
Melalui kegiatan ini, DWP Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah diharapkan dapat meningkatkan penerapan budaya berlalu lintas yang aman, tertib, disiplin, dan santun. Peran perempuan sebagai teladan di lingkungan keluarga juga diharapkan dapat membantu menumbuhkan kesadaran keselamatan berlalu lintas secara lebih luas.
Turut hadir sejumlah pejabat administrator dan pengawas lingkup Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah, di antaranya Kepala UPT Lab Keswankesmavet Nina Ariani, Kepala UPT Balai Pengembangan Produksi Benih TPH Isnawati, Plt. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Yecolin Araini, serta pejabat fungsional bidang pertanian dan pelaksana Dinas TPHP Provinsi Kalimantan Tengah.










