TVRINews, Kalteng
Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan pentingnya pelayanan publik, integritas, dan efisiensi anggaran saat melantik enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Pelantikan berlangsung di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah, sebagai bagian dari penyegaran birokrasi melalui proses seleksi terbuka dan akuntabel.
Dalam arahannya, Agustiar mengingatkan bahwa jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus dijalankan untuk kepentingan masyarakat.
“Saya ingatkan bahwa jabatan ini bukanlah hadiah, melainkan amanah, kepercayaan, dan tanggung jawab. Kita ini adalah abdi negara dan masyarakat yang tugas utamanya melayani,” tegasnya.
Ia juga meminta para pejabat yang baru dilantik mengedepankan kerja nyata dan menghindari ego sektoral dalam menjalankan program pemerintahan.
Menurutnya, penggunaan anggaran daerah harus benar-benar diarahkan untuk program yang memberi dampak langsung kepada masyarakat.
“Terkait anggaran, gunakan seefisien dan seefektif mungkin untuk program yang berdampak langsung pada masyarakat. Jangan ada lagi ego sektoral,” ujarnya.
Agustiar turut menjelaskan bahwa proses seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi dilakukan sesuai regulasi Kementerian Dalam Negeri dan Badan Kepegawaian Negara, dengan mempertimbangkan evaluasi serta keselarasan visi pembangunan daerah.
Enam pejabat yang dilantik yakni Eka S. Desiolo sebagai Inspektur Daerah, Muhammad Reza Prabowo sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Agus Chandra sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Rangga Lesmana sebagai Kepala Biro Umum Setda, Betri Susilawati sebagai Kepala Biro Organisasi Setda, dan Rosansyah sebagai Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda.










