TVRINews, Palangka Raya
Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah menjalin kerja sama dengan Universitas Antakusuma melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) di Aula Dislutkan Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu, 29 Juli 2026.
Kerja sama tersebut bertujuan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendukung pengembangan sektor kelautan dan perikanan melalui pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang mencakup pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri Kepala Dislutkan Provinsi Kalimantan Tengah Sri Widanarni beserta jajaran, Rektor Universitas Antakusuma M. Fatchurahman, Dekan Fakultas Pertanian, Peternakan dan Ekologi Perikanan Geger Suharmono, Ketua Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan Vita Yanuar, Ketua Program Studi Budidaya Perairan Alexander Burhani Marda, serta tamu undangan lainnya.

Rektor Universitas Antakusuma, M. Fatchurahman mengatakan, kerja sama tersebut merupakan wujud komitmen perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan daerah melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
"Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat berkontribusi dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, khususnya di sektor kelautan dan perikanan," ujarnya, dikutip Kamis, 30 Juli 2026.
Ia menambahkan, implementasi kerja sama telah dimulai melalui program magang mahasiswa di BLUD UPT Pengembangan Budidaya Air Payau dan Laut (PBAPL) Kumai sebagai upaya meningkatkan kompetensi mahasiswa melalui pembelajaran di lapangan.
Sementara itu, Kepala Dislutkan Provinsi Kalimantan Tengah, Sri Widanarni menyampaikan bahwa Kalimantan Tengah memiliki potensi kelautan dan perikanan yang besar sehingga memerlukan kolaborasi berbagai pihak agar dapat dikelola secara optimal dan berkelanjutan.
Menurutnya, kemitraan dengan perguruan tinggi diharapkan mampu menghasilkan inovasi, kajian ilmiah, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan di daerah.
Lebih lanjut, Sri juga berharap ruang lingkup kerja sama dapat diperluas hingga menjangkau kabupaten-kabupaten pesisir lainnya.
"Kami berharap ke depan kegiatan ini juga dapat dilaksanakan di kabupaten pesisir lainnya," ungkapnya.
Ia menegaskan, penandatanganan MoU tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus mendukung program prioritas pemerintah, termasuk Program Kampung Nelayan Merah Putih yang telah berjalan di Kabupaten Kotawaringin Barat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penandatanganan Nota Kesepahaman, dilanjutkan penyampaian sambutan dari kedua belah pihak, dan diakhiri dengan foto bersama sebagai simbol dimulainya kemitraan.
Melalui kerja sama ini, Dislutkan Provinsi Kalimantan Tengah dan Universitas Antakusuma diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dalam menghasilkan inovasi dan solusi bagi pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di Kalimantan Tengah.









