TVRINews, Palangka Raya
Sebanyak 80 anggota kafilah Kalimantan Tengah resmi dilepas untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an atau MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah. Pelepasan kafilah dilakukan Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Rabu, 9 September 2026.
Dalam arahannya, Agustiar mengapresiasi kesiapan para peserta, pelatih, pendamping, pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an atau LPTQ, serta seluruh pihak yang telah mendukung persiapan kafilah Kalteng.
Ia meminta seluruh peserta tampil percaya diri, menjunjung sportivitas, menjaga kekompakan, serta memberikan kemampuan terbaik selama mengikuti perlombaan.
“Semangat kalian adalah cerminan dari tekad dan dedikasi yang tinggi untuk mengharumkan nama Kalimantan Tengah di kancah nasional,” ujar Agustiar.
Menurut Agustiar, MTQ bukan sekadar ajang kompetisi membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur’an. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman kehidupan.
Gubernur pun optimistis kafilah Kalteng mampu bersaing dan meraih hasil terbaik setelah menjalani persiapan.
“Man jadda wajada. Barang siapa yang bersungguh-sungguh, maka dia akan berhasil,” tegasnya.
Meski menargetkan prestasi, Agustiar mengingatkan para peserta agar tidak menjadikan hasil perlombaan sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan.
“Apapun hasil yang nanti diraih, yang terpenting adalah ikhtiar dan nilai-nilai Al-Qur’an yang diamalkan,” ungkapnya.
Para kafilah juga diminta menjaga kesehatan dan stamina selama berada di Semarang, serta tetap fokus dan memperbanyak doa selama mengikuti seluruh rangkaian MTQ.
Sementara itu, Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo yang juga Ketua Umum LPTQ Provinsi Kalteng mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan putra-putri terbaik daerah untuk mengikuti seluruh cabang dan golongan yang diperlombakan.
“LPTQ Provinsi Kalimantan Tengah telah mempersiapkan putra-putri terbaik di semua cabang dan golongan sebagai peserta kafilah Kalimantan Tengah,” kata Edy.
Dari total 80 anggota kafilah, 50 orang merupakan peserta lomba. Mereka akan berlaga dalam delapan cabang, yakni seni baca Al-Qur’an, qira’at Al-Qur’an, hafalan Al-Qur’an, tafsir Al-Qur’an, fahmil Qur’an, syarhil Qur’an, seni kaligrafi Al-Qur’an, serta karya tulis ilmiah Al-Qur’an.
Edy menyebut seluruh peserta telah mengikuti pelatihan selama lima hari sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi tingkat nasional. Hasil evaluasi menunjukkan seluruh peserta dalam kondisi sehat dan siap bertanding.
“Alhamdulillah, semuanya dalam keadaan sehat walafiat dan siap diberangkatkan,” tuturnya.
Kafilah Kalteng dijadwalkan bertolak menuju Semarang pada Jumat (11/9/2026) pukul 10.00 WIB menggunakan pesawat Super Air Jet dari Bandara Cilik Riwut Palangka Raya.
Edy berharap perjalanan seluruh kafilah berjalan lancar, termasuk kondisi cuaca dan penerbangan dari Palangka Raya menuju Semarang.
“Kami mohon doanya, semoga cuacanya kondusif dan kabut asap tidak terlalu mengganggu aktivitas penerbangan,” ujarnya.
Edy juga mendorong seluruh peserta tampil maksimal dan menjadikan pengalaman serta prestasi yang telah diraih sebagai modal untuk menghadapi persaingan di tingkat nasional.
“Kami sampaikan kepada para peserta, kalian bisa meraih yang terbaik. Kalah menang itu biasa, yang penting juara,” pungkasnya.
MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung di Kota Semarang, Jawa Tengah, pada 11 hingga 20 September 2026. Ajang tersebut mengusung tema “Menebar Cahaya Al-Qur’an dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas yang Berkeadaban.”










